Jakarta, 3 Maret 2026 — Pondok Pesantren Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, menerima kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Gibran Rakabuming Raka, pada Selasa (03/03/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan.
Kehadiran Wakil Presiden disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Hamid, Bapak KH. Lukman Hakim Hamid, beserta seluruh jajaran pengasuh. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah bersama lebih dari 1.000 santri Pondok Pesantren Al Hamid Putra. Momen kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya hubungan antara umara (pemerintah) dan ulama, serta wujud kedekatan pemimpin negara dengan lingkungan pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Lukman Hakim Hamid menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan Wakil Presiden adalah untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat hubungan dengan kalangan pesantren. Selain melaksanakan ibadah bersama para santri, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan dialog hangat antara Wakil Presiden dan jajaran pengasuh pesantren.
Pada pertemuan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hamid menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah. Di antaranya adalah pentingnya perhatian khusus terhadap santri, serta sinergi antara pesantren dengan berbagai elemen bangsa, termasuk TNI dan Polri. Selain itu, beliau juga menanyakan perkembangan situasi dan kondisi Timur Tengah sebagai bagian dari kepedulian pesantren terhadap dinamika dunia Islam.
KH. Lukman Hakim Hamid menegaskan harapannya agar pemerintah senantiasa bergandengan tangan dengan pesantren-pesantren di Indonesia, khususnya pesantren-pesantren tertua dan para masyayikh yang selama ini menjadi pilar pendidikan dan pembinaan umat. Menurut beliau, pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas bangsa dan memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.
Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa, dalam suasana penuh keakraban. Kehadiran Wakil Presiden menjadi momentum berharga yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan lembaga pendidikan pesantren. (MRN)