Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan, Pondok Pesantren Al Hamid Jakarta kembali menguatkan tradisi keilmuan melalui kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh seluruh dewan guru dan karyawan. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus penguatan nilai kebersamaan bagi seluruh keluarga besar Al Hamid.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Hamid, KH. Lukman Hakim Hamid, menyampaikan bahwa budaya “ngaji” atau menuntut ilmu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan pesantren. Pada hari-hari biasa, pengajian dilaksanakan satu kali dalam sepekan. Namun khusus di bulan Ramadan, kegiatan ini ditingkatkan menjadi setiap hari, mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB.

Beliau menegaskan bahwa semangat ini dilandasi oleh sabda Rasulullah SAW, “Utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi” yang berarti tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat. Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun komitmen untuk terus belajar sepanjang hayat.

Selain sebagai bentuk pelaksanaan perintah Rasulullah SAW untuk senantiasa menuntut ilmu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kekompakan, kekeluargaan, dan silaturahmi antarunit di lingkungan pesantren. Seluruh elemen pendukung, mulai dari karyawan yayasan hingga para guru di berbagai jenjang pendidikan, turut ambil bagian dalam pengajian ini.

Adapun kitab yang dikaji adalah Al Wajiz Fi Ahkamis Shiyam karya Sayyid Abdullah bin Mahfudz bin Muhammad Al Haddad Ba’alawy Al Husaini Al Hadromi A’s Syafi’i yang membahas secara mendalam tentang hukum-hukum puasa. Pemilihan kitab ini dinilai sangat relevan dengan momentum Ramadan, sehingga para peserta dapat semakin memahami aspek fikih sekaligus hikmah spiritual dari ibadah puasa.

Pengajian Ramadan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan karyawan dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan pesantren, di antaranya Karyawan Yayasan, TK Islam Al Hamid, MIT Al Hamid, MTs Al Hamid, dan MA Al Hamid Jakarta. Kebersamaan lintas unit ini menjadi wujud nyata sinergi dan soliditas dalam membangun pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Di akhir penyampaiannya, Pengasuh berharap agar keberkahan Ramadan senantiasa menyertai seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Hamid Jakarta. Dengan niat pengabdian yang tulus dalam setiap langkah, baik di ruang kelas maupun dalam aktivitas keseharian, diharapkan seluruh amal dan dedikasi menjadi lebih bermakna di sisi Allah SWT.

Semoga melalui forum ngaji dan tradisi menuntut ilmu yang terus dijaga, keluarga besar Al Hamid semakin memahami hakikat kehidupan, menyadari tujuan penciptaan, serta terus berkomitmen untuk memberikan pengabdian terbaik bagi pendidikan dan umat. ( MRN )